Unwar Turunkan 100 Mahasiswa KKN Bersihkan Tiga Pantai Bali Sekaligus!
Seratus mahasiswa KKN Universitas Warmadewa secara serentak membersihkan tiga pantai strategis Bali dalam aksi peduli lingkungan.
Pada 6 Februari 2026, Universitas Warmadewa menurunkan 100 mahasiswa KKN Lingkungan Hidup untuk Korvei Aksi Bersih Sampah Laut di Pantai Kelan, Kedonganan, dan Jimbaran. Inisiatif ini menegaskan tanggung jawab sosial Unwar dan peran generasi muda dalam menjaga kebersihan pesisir Bali.
Simak informasi menarik dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Prima yang bisa memperluas wawasan dan jadi referensi berguna untuk Anda.
Inisiatif Pemerintah Provinsi Bali Dan Dukungan Unwar
Kegiatan Korvei Aksi Bersih Sampah Laut ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Republik Indonesia. Arahan tersebut disampaikan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pusat dan Daerah yang diselenggarakan di Sentul pada 2 Februari 2026. Fokus utama Rakornas adalah implementasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Aksi ini juga selaras dengan instruksi Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Instruksi tersebut menekankan pentingnya upaya pengendalian pencemaran serta pelestarian lingkungan pesisir dan laut. Hal ini menunjukkan sinergi antara kebijakan pusat dan daerah dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan lestari.
Kehadiran pejabat tinggi pemerintah pusat dan daerah, termasuk Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Pariwisata, Gubernur Bali, dan Bupati Badung, memperkuat kegiatan ini. Dukungan mereka menjadi bukti komitmen serius pemerintah dalam menjaga kebersihan dan kelestarian laut, terutama di kawasan pesisir Bali.
Kolaborasi Multisektoral Dalam Aksi Bersih
Kegiatan Korvei Aksi Bersih Sampah Laut melibatkan mahasiswa Universitas Warmadewa serta partisipasi berbagai elemen masyarakat dan institusi. Unsur TNI, Polri, OPD, masyarakat umum, mahasiswa perguruan tinggi lain, dan siswa sekolah turut bergotong royong. Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan.
Untuk memastikan efektivitas aksi di lapangan, mahasiswa KKN Lingkungan Hidup Universitas Warmadewa dibagi ke dalam beberapa tim dan zona kerja. Pembagian zona ini dirancang untuk mencakup area-area kunci yang memerlukan penanganan sampah. Pendekatan terstruktur ini memungkinkan pekerjaan berjalan lebih terorganisir dan efisien.
Adapun pembagian zona tersebut meliputi Tim A yang bertugas di Zona 1 (TNI AU), Tim B di Zona 12 (Korem), Tim C di Zona 8 (Kodam IX/Udayana), Tim D di Zona 9 (Kodam IX/Udayana), serta Tim E di Zona 10 (Danrem 163). Alokasi tim yang spesifik ini memastikan bahwa setiap area mendapatkan perhatian maksimal dari para peserta.
Baca Juga: Program Kegiatan Mahasiswa Pendidikan Ilmu Kesehatan Prima
Dukungan Rektor Dan Komitmen Generasi Muda
Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., menyatakan dukungannya terhadap aksi pemerintah membersihkan sampah di laut. Ia menegaskan kebersihan laut dan pesisir sebagai sektor strategis pariwisata Bali yang harus dijaga bersama. Pernyataan ini menekankan pentingnya lingkungan bersih bagi keberlanjutan pariwisata.
Melalui keterlibatan aktif mahasiswa dalam kegiatan ini, diharapkan akan tumbuh kesadaran kolektif yang kuat. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem laut yang sangat vital. Pendidikan melalui praktik langsung seperti KKN ini sangat efektif.
Partisipasi aktif dalam kegiatan ini menegaskan komitmen Universitas Warmadewa untuk terus mendukung program Pemerintah Provinsi Bali dan pemerintah pusat. Unwar berkomitmen dalam pelestarian lingkungan, sekaligus menjaga kawasan pesisir sebagai aset penting pariwisata Bali yang berkelanjutan. Ini adalah bentuk nyata peran perguruan tinggi bagi masyarakat.
Masa Depan Lingkungan Dan Pariwisata Bali
Kegiatan bersih sampah laut yang melibatkan mahasiswa Unwar ini merupakan langkah konkret untuk menjaga keindahan dan kebersihan pantai-pantai Bali. Inisiatif ini tidak hanya membersihkan lingkungan saat ini, tetapi juga menanamkan nilai-nilai peduli lingkungan pada generasi muda. Hal ini sangat penting untuk masa depan pariwisata Bali.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, militer, kepolisian, dan masyarakat, tercipta sinergi yang kuat dalam upaya pelestarian lingkungan. Keterlibatan semua pihak memastikan bahwa masalah sampah laut dapat ditangani secara komprehensif. Upaya kolektif ini akan membawa dampak positif yang signifikan.
Langkah-langkah seperti ini berkontribusi pada pencapaian Gerakan Indonesia ASRI, menciptakan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah. Dengan menjaga kebersihan laut dan pesisir, Bali dapat terus menjadi destinasi pariwisata kelas dunia yang berkelanjutan. Komitmen ini penting untuk generasi mendatang.
Ikuti selalu informasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Prima untuk kabar terbaru mengenai edukasi, inovasi, dan layanan kesehatan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari fajarbali.com
- Gambar Kedua dari youtube.com
Post Comment