Dari Kampus ke Desa, Mahasiswa STIK 83 Bantu Warga Lewat Bakti Kesehatan
Mahasiswa STIK Angkatan 83 menggelar bakti kesehatan Dianmas di Bukit Kemuning, Jagong Jeget, ini menghadirkan pelayanan kesehatan gratis.
Bukit Kemuning, Jagong Jeget, menjadi saksi kegiatan bakti sosial yang penuh makna. Mahasiswa STIK Angkatan 83 melaksanakan program bakti kesehatan Dianmas, memberikan pelayanan kesehatan gratis dan edukasi kepada warga setempat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata peran mahasiswa tidak hanya dalam akademik, tetapi juga dalam pengabdian masyarakat.
Simak dan ikutin terus informasi terbaru dan terviral lainnya hanya ada di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Prima.
Tujuan Dan Konsep Kegiatan
Program bakti kesehatan Dianmas digagas dengan tujuan utama memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini fokus pada pemeriksaan kesehatan dasar, penyuluhan gizi, serta edukasi tentang pola hidup sehat.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi media bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan profesional di lapangan. Mahasiswa dapat langsung berinteraksi dengan pasien, menerapkan ilmu yang diperoleh di kampus, dan memahami tantangan kesehatan masyarakat.
Dengan konsep pelayanan yang ramah dan interaktif, bakti kesehatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Pelayanan Kesehatan Yang Diberikan
Selama kegiatan, mahasiswa menyediakan berbagai layanan medis gratis, seperti pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan cek kesehatan umum lainnya. Warga yang datang juga mendapatkan konsultasi singkat mengenai kesehatan dan pola makan.
Tim mahasiswa juga membagikan vitamin dan obat-obatan ringan yang dibutuhkan untuk kondisi tertentu. Selain itu, mereka memberikan edukasi tentang pentingnya kebersihan, pola makan seimbang, dan olahraga rutin.
Kegiatan ini dilaksanakan secara terstruktur dengan beberapa pos pelayanan agar warga bisa dilayani dengan cepat dan efisien. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang datang sejak awal kegiatan.
Baca Juga: Meningkatkan Harapan di Tengah Puing, Kisah Mahasiswa UGM di Aceh
Peran Mahasiswa Dan Pendamping
Keberhasilan kegiatan bakti kesehatan ini tidak lepas dari peran mahasiswa dan pendamping dosen. Mahasiswa bertugas memeriksa kesehatan warga, memberikan edukasi, serta mengatur jalannya kegiatan.
Pendamping dari dosen STIK juga memastikan semua prosedur medis dilakukan dengan standar yang benar. Mereka memberikan bimbingan langsung kepada mahasiswa, sekaligus memastikan keselamatan pasien selama pemeriksaan.
Selain itu, mahasiswa juga dilibatkan dalam manajemen acara, mulai dari pendaftaran pasien hingga dokumentasi kegiatan. Pengalaman ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia profesional nantinya.
Sambutan Dan Respons Masyarakat
Masyarakat Bukit Kemuning menyambut kegiatan ini dengan antusias. Banyak warga yang mengaku terbantu karena jarak ke fasilitas kesehatan cukup jauh dan biaya pengobatan yang relatif tinggi.
Warga juga merasa senang bisa mendapatkan informasi kesehatan langsung dari tenaga medis yang kompeten. Beberapa orang bahkan menyampaikan harapan agar program serupa bisa digelar secara rutin di desa mereka.
Antusiasme ini menjadi motivasi tambahan bagi mahasiswa STIK Angkatan 83 untuk terus mengembangkan program pengabdian masyarakat yang bermanfaat dan berkelanjutan.
Dampak Dan Harapan Program
Program bakti kesehatan Dianmas memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan mahasiswa. Warga mendapatkan layanan kesehatan gratis dan edukasi, sementara mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam pelayanan medis dan pengelolaan kegiatan sosial.
Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi awal dari program berkelanjutan yang menjangkau lebih banyak wilayah. Selain itu, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan dan menjaga gaya hidup sehat.
Kegiatan seperti ini juga menjadi contoh kolaborasi positif antara institusi pendidikan dan masyarakat, memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang peduli terhadap kesehatan masyarakat.
Sumber Gambar:
- Gambar pertama dari DinastiNews.com
- Gambar kedua dari WARTA GAYO
Post Comment