Air Bersih Untuk Mondu, Inovasi Mahasiswa Teknik Fisika ITB di Sumba Timur
Mahasiswa Teknik Fisika ITB menghadirkan inovasi penyediaan air bersih di Desa Mondu, Sumba Timur, meningkatkan kualitas hidup warga setempat.
Mahasiswa Teknik Fisika Institut Teknologi Bandung (ITB) menunjukkan komitmen dalam pengabdian masyarakat melalui program SOS-X. Tim menyediakan akses air bersih bagi warga Desa Mondu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, sekaligus memperhatikan aspek lingkungan dan pendidikan, membawa harapan baru bagi masyarakat.
Baca Juga: Penguatan Pemulihan Pascabencana, Peran UMS Dan MDMC di Aceh Tamiang
Misi Pengabdian Masyarakat SOS-X ITB
Tim Pengabdian Masyarakat Himpunan Mahasiswa Fisika Teknik (HMFT-ITB) telah sukses menyelenggarakan program SOS-X di Desa Mondu, Kabupaten Sumba Timur. Kegiatan ini berlangsung selama empat belas hari, mulai 13 hingga 26 Januari 2026, menunjukkan dedikasi para mahasiswa dalam membantu masyarakat.
Dipimpin oleh Kayla Salsabila, tim ekspeditor ini terdiri dari 11 mahasiswa Teknik Fisika dari tiga angkatan berbeda (2022-2024). Mereka didukung penuh oleh dua dosen dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) ITB, Dr. Rahmat Romadhon dan Dr. Damar Rastri Adhika, serta didukung oleh Bupati Sumba Timur dan Kepala Desa Mondu.
SOS-X merupakan program eksplorasi HMFT-ITB yang bertujuan untuk terjun langsung mengatasi masalah di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), khususnya di luar Pulau Jawa seperti Sumba. Program ini merupakan kelanjutan dari SOS-X pertama yang sukses dilaksanakan di Banyuwangi pada tahun 2025.
Solusi Air Bersih Dengan Teknologi Filtrasi
Program ini lahir dari keprihatinan atas sulitnya akses air bersih di Desa Mondu. Meskipun curah hujan tinggi, air tanah di sana tidak layak konsumsi karena tingginya kandungan zat kapur. Kondisi ini menjadi motivasi utama tim untuk mencari solusi berkelanjutan.
Tim pengabdian masyarakat memperkenalkan teknologi filtrasi air yang selaras dengan bidang keilmuan Teknik Fisika. Sistem ini bekerja dengan menyaring air hujan yang ditangkap dari atap rumah, mengubahnya menjadi air bersih dengan pH yang memenuhi standar kualitas.
Implementasi teknologi filtrasi air ini diharapkan dapat mengatasi masalah ketersediaan air bersih secara permanen. Selain pemasangan sistem, tim juga memberikan edukasi komprehensif tentang pengelolaan air, memastikan keberlanjutan dan pemanfaatan optimal oleh masyarakat.
Baca Juga: Penguatan Pemulihan Pascabencana, Peran UMS Dan MDMC di Aceh Tamiang
Edukasi Lingkungan Dan Pendidikan
Selain menyediakan solusi air bersih, tim juga aktif dalam edukasi lingkungan dan pendidikan. Mereka menyosialisasikan materi penyerapan air dan media resapan air seperti tanah, batu, dan pasir melalui poster dan diskusi, meningkatkan kesadaran lingkungan warga.
Di SMPN 1 Kanatang, siswa diajarkan tentang filtrasi air sederhana melalui praktikum menggunakan botol air, menunjukkan bahwa air dapat menjadi lebih jernih setelah difilter. Kegiatan ini memberikan pemahaman praktis tentang pentingnya air bersih dan teknologi penyaringannya.
Selanjutnya, di SMAN 2 Haharu, tim menjelaskan konsep Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan demonstrasi sederhana. Tak hanya itu, tim juga memberikan edukasi tentang pentingnya pendidikan tinggi kepada anak-anak di Desa Mondu, memotivasi mereka untuk meraih cita-cita.
Dampak Positif Dan Kolaborasi Luas
Aktivitas pengabdian masyarakat ini, termasuk pemasangan sistem filtrasi, disambut hangat dan mendapatkan respons positif dari seluruh warga Desa Mondu. Kepala Desa Mondu, Opung Peka, menyampaikan apresiasi mendalam atas dorongan dan pemberian teknologi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan warganya.
Program ini terwujud berkat dukungan dan kolaborasi berbagai pihak. Sponsor dari PT Adaro Indonesia, PT Medco Energi Internasional, dan beberapa perusahaan lainnya turut berkontribusi. Dukungan juga datang dari alumni Teknik Fisika ITB dan IOM ITB, dengan Komunitas Menyapa Sumba sebagai mitra pelaksana di lapangan.
Harapan besar menyertai program ini, yaitu agar sistem filtrasi air yang telah terpasang dapat bertahan lama. Dengan demikian, masyarakat Desa Mondu dapat terus menikmati akses air bersih yang berkelanjutan, meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan mereka.
Ikuti selalu informasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Prima untuk kabar terbaru mengenai edukasi, inovasi, dan layanan kesehatan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari itb.ac.id
- Gambar Kedua dari itb.ac.id
Post Comment