Suaramu Berharga, Mahasiswa UMS Latih Anak Panti Public Speaking
Mahasiswa FKIP UMS menyelenggarakan program “Suaramu Berharga” untuk melatih anak panti asuhan public speaking.
Mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkomitmen mengembangkan potensi anak-anak panti asuhan. Lewat program “Suaramu Berharga”, mereka menggelar pelatihan public speaking di Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi peserta.
Simak informasi menarik dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Prima yang bisa memperluas wawasan dan jadi referensi berguna untuk Anda.
Kolaborasi Program Studi Dalam KKN-DIK
Kegiatan ini merupakan bagian dari Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-DIK) yang melibatkan kolaborasi empat program studi unggulan di lingkungan FKIP UMS. Program-program studi tersebut adalah PGSD, Pendidikan Biologi, dan Pendidikan Akuntansi. Sinergi antarprodi ini menunjukkan pendekatan interdisipliner dalam pengabdian kepada masyarakat.
Pelaksanaan KKN-DIK ini berada di bawah pendampingan Ika Candra Sayekti, M.Pd., yang berperan sebagai fasilitator dan pembimbing. Kehadiran beliau memastikan materi yang disampaikan relevan dan efektif. Kegiatan ini juga bersinergi dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonogiri, memperkuat jaringan kolaborasi.
Ika Candra Sayekti menjelaskan bahwa materi pelatihan mencakup dasar-dasar public speaking dengan pendekatan yang komunikatif dan mudah dipahami. Anak-anak panti diajarkan teknik mengatasi rasa gugup, mengatur intonasi suara, menjaga kontak mata, serta memaksimalkan bahasa tubuh saat berbicara di depan umum.
Sesi Interaktif Dan Praktik Langsung
Sejak awal kegiatan, suasana pelatihan berlangsung hangat dan interaktif. Mahasiswa membuka sesi dengan ice breaking sederhana untuk mencairkan suasana, menciptakan lingkungan yang nyaman bagi peserta. Hal ini membantu peserta merasa lebih siap dan antusias mengikuti materi yang diberikan.
Tidak hanya fokus pada teori, mahasiswa juga menghadirkan sesi praktik sebagai bagian utama kegiatan. Peserta diberi kesempatan maju satu per satu untuk memperkenalkan diri, berbagi pengalaman singkat, dan menyampaikan cita-cita mereka. Sesi praktik ini sangat penting untuk aplikasi langsung materi.
Antusiasme terlihat jelas saat para peserta mulai berani tampil di depan teman-temannya. Meskipun awalnya tampak malu, dukungan dan tepuk tangan dari sesama peserta secara signifikan membantu menumbuhkan rasa percaya diri mereka. Ini menunjukkan kekuatan dukungan sosial dalam proses pembelajaran.
Baca Juga: UMS Latih Mahasiswa Mengelola Konflik, Cetak Pemimpin Profesional
Membangun Fondasi Keberanian Untuk Masa Depan
Ketua Kelompok KKN-DIK, Hammam Rafi Abidin, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menanamkan keyakinan pada setiap anak bahwa potensi mereka layak dihargai. Ia menegaskan bahwa keberanian berbicara merupakan fondasi penting dalam meraih masa depan yang lebih baik.
Hammam Rafi Abidin juga menyatakan, “Kami ingin adik-adik memahami bahwa suara mereka berharga. Dengan berani berbicara, mereka sedang melangkah menuju mimpi yang lebih besar.” Pernyataan ini menegaskan misi program untuk memberdayakan anak-anak.
Mahasiswa UMS turut menekankan pentingnya konsistensi dalam melatih keberanian berkomunikasi. Mereka mendorong peserta untuk aktif bertanya di kelas, terlibat dalam kegiatan sekolah, serta berani mengambil peran dalam aktivitas organisasi. Ini adalah langkah-langkah konkret untuk mengasah kemampuan komunikasi berkelanjutan.
Dampak Positif Dan Apresiasi Pihak Panti
Pihak pengelola panti memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi mahasiswa FKIP UMS. Mereka menilai bahwa kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi pengembangan karakter anak-anak asuh, melengkapi pendidikan formal mereka dengan keterampilan praktis.
Keterampilan komunikasi, menurut pengelola panti, menjadi bekal penting dalam pendidikan dan kehidupan sosial anak-anak di masa depan. Kemampuan berbicara di depan umum akan membantu mereka dalam berbagai aspek kehidupan, dari akademis hingga profesional.
Melalui kegiatan sosialisasi public speaking “Suaramu Berharga” yang sukses terlaksana pada Jumat, 13 Februari, mahasiswa FKIP UMS tidak hanya menjalankan program pengabdian. Mereka juga menghadirkan dampak nyata bagi lingkungan sekitar, diharapkan menjadi awal lahirnya generasi yang percaya diri dan siap menyongsong masa depan.
Ikuti selalu informasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Prima untuk kabar terbaru mengenai edukasi, inovasi, dan layanan kesehatan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.ums.ac.id
- Gambar Kedua dari news.ums.ac.id
Post Comment