Sejarah Singkat

Ketua Yayasan Universitas Prima Indonesia Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Prima didirikan pada tahun 2010 yang merupakan gagasan dari seorang Ketua Yayasan yang dijabat oleh Dr. I. Nyoman E.L, M. Kes. AIFM . Perguruan Tinggi yang didirikan ini bergerak dibidang kesehatan. yang mana dilakukan pindah dan perubahan nama dari Sekolah Tinggi Adiwangsa di Tebing Tinggi Sumatera Utara menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Prima yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Pelita Nusantara Adiwangsa Tebing Tinggi di bawah binaan Yayasan Pendidikan Prima Medan.

Proses pindah dan perubahan nama ini selanjutnya diproses di Departemen Pendidikan Nasional dan Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (KOPERTIS) Wilayah X, Padang, Sumatera Barat untuk mendapatkan rekomendasi pindah dan perubahan nama. Tepatnya pada tanggal 19 Januari 2010 Menteri Pendidikan Nasional mengeluarkan surat keputusan izin pindah lokasi dan perubahan nama dengan nomor 05/D/0/2010.

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Prima bergerak di bidang pendidikan kesehatan yang mempunyai 3 (Tiga) Program Studi antara lain Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat (S-1) dan Program Studi D IV Bidan Pendidik, dan Program Studi DIII Kebidanan.

Dibukanya Program Studi ini adalah sesuai dengan pemikiran dan kebijaksanaan pemerintahan untuk meningkatkan taraf kesehatan manusia. Dengan berjalannya waktu STIKes Prima terus meningkatkan existensinya sehingga kedepannya menjadi Sekolah Tinggi yang mengedepankan kualitas.

Pada hakekatnya proses perubahan orientasi nilai dan pemikiran yang dimaksud diatas selalu berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi dan sosial budaya sehingga konsep pembangunan kesehatan saat ini lebih difokuskan kepada pembangunan budaya hidup sehat dan pencegahan penyakit (promotif dan preventif). Untuk mendukung program pembangunan kesehatan tersebut maka dibutuhkan tenaga kesehatan yang khusus bergerak dibidang promotif dan preventif yaitu tenaga ahli kesehatan masyarakat (sarjana kesehatan masyarakat), dan tenaga bidan pendidik, dan DIII Kebidanan.

Mengingat kemampuan lembaga pendidikan yang sudah ada belum dapat menghasilkan tenaga ahli kesehatan yang memadai, dan masih jauhnya jangkauan masyarakat untuk melanjutkan pendidikannya ke luar Propinsi, maka Yayasan Pendidikan Prima Medan mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Prima di Jambi dengan tiga program studi, untuk menjawab tantangan dalam bidang kesehatan, terutama dalam bidang kesehatan masyarakat dan kebidanan.